Idul Adha, Mengapa Masyarakat Sering Menyebutnya Lebaran Haji dan Lebaran Qurban?

NATOLA – Pada tahun 2025, Hari Idul Adha akan dirayakan pada Jum’at, 6 Juni mendatang. Di Indonesia, Hari Idul Adha juga sering disebut sebagai Hari Raya Haji atau Hari Raya Qurban.

Bagi umat Islam, tanggal 9-13 Hijriah merupakan hari raya atau lebaran. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan Bukhari;

عن عقبة بن عامر رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “إِنَّ يَوْمَ عَرَفَةَ وَيَوْمَ النَّحْرِ وَأَيَامَ التَّشْرِيْقِ عَيْدُنَا أَهْلَ الإِسْلَامِ، َوهِيَ أَيَّامَ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

Artinya: “Sesungguhnya Hari Arafah, Hari Kurban, dan Hari Tasyrik adalah hari raya kita, umat Islam. Hari-hari itu merupakan hari-hari untuk makan dan minum.”

Bersejarahkan kisah Nabi Ibrahim dan keluarganya, Idul Adha menandai dua selebrasi rutin (annual celebration) umat Islam yang khas dan unik, pertama, penyelenggaraan ibadah haji dan kedua, ibadah qurban

Mengapa disebut Lebaran Haji?

Lantaran, pada momen Idul Adha, umat Islam di seluruh dunia tengah melaksanakan ibadah haji di tanah suci, Mekkah.

Tepat pada 9 Dzulhijjah, umat Islam yang sedang berhaji menjalankan puncak rukun Haji, yakni melontar wukuf di Padang ‘Arafah untuk berdo’a dan berdzikir hingga matahari terbenam. Selanjutnya jemaah haji menuju Muzdalifah untuk bermalam.

Kemudian, pada 10 Dzulhijjah jamaah melanjutkan perjalanan ke Mina untuk melontar Jumrah ‘Aqabah.

Mengapa disebut Lebaran Qurban?

Penyebutan ini, tentu tak lepas dari kisah Nabi Ibrahim as. dan Nabi Ismail as.

Pada Hari Raya Idul Adha, umat Islam di seluruh dunia menyembelih hewan qurban yang berupa sapi, kambing, domba, bahkan unta. Dalam Islam, hukum menyembelih hewan Qurban adalah sunnah muakkadah bagi yang sudah baligh, berakal, dan mampu.

Secara Harfiah, Idul Adha berasal dari kata dalam Bahasa Arab, yakni ‘Id (عيد) dan Adha (أضحى). ‘Id artinya kembali dan Adha yang berarti menyembelih (berkurban), atau dapat diartikan kembali berkurban.

 

Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H
Dari kami, keluarga besar Natola Travel

Semoga semangat pengorbanan, keikhlasan, dan kebersamaan di Hari Raya ini membawa keberkahan dan kedamaian untuk kita semua.
Mari terus memperkuat tali silaturahmi dan semangat berbagi.

Bagi Anda yang tengah menunaikan ibadah haji, semoga menjadi haji yang mabrur.
Dan bagi yang merayakan di tanah air, semoga kurban yang diberikan menjadi amal yang diterima oleh Allah SWT.

Natola Travel – Explore the Miracle World

Writer: Mamay

2 thoughts on “Idul Adha, Mengapa Masyarakat Sering Menyebutnya Lebaran Haji dan Lebaran Qurban?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *