Kementerian Haji dan Umrah KSA Imbau Jamaah Bijak Mengonsumsi Air Zamzam

Edukasi Adab Minum Zamzam di Masjidil Haram dan Nabawi

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi kembali mengingatkan seluruh jamaah haji dan umrah agar bersikap bijak serta tidak berlebihan saat menuangkan air Zamzam. Imbauan ini bertujuan menjaga keberkahan air Zamzam sekaligus memastikan pemanfaatannya dapat dirasakan secara adil oleh seluruh tamu Allah.

Melalui unggahan edukatif di akun resmi platform X, Kementerian menegaskan bahwa kepatuhan jamaah terhadap adab minum air Zamzam di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi merupakan bentuk penghormatan terhadap kesucian tempat ibadah. Sikap tertib tersebut juga mencerminkan kesadaran akan etika dan perilaku yang benar selama menjalankan ibadah.

Larangan Menggunakan Fasilitas Minum untuk Berwudu

Dalam imbauan tersebut, Kementerian Haji dan Umrah secara tegas melarang penggunaan tempat minum air Zamzam sebagai sarana berwudu. Larangan ini diberlakukan demi menjaga kebersihan umum serta keamanan fasilitas yang memang diperuntukkan khusus untuk minum.

Jamaah juga diminta membuang gelas bekas ke tempat sampah yang telah disediakan agar kebersihan dan kenyamanan Masjidil Haram tetap terjaga. Adab sederhana ini menjadi bagian dari akhlak mulia seorang Muslim ketika berada di Tanah Suci.

Pengelolaan Air Zamzam Dilakukan Secara Profesional dan Ketat

Air Zamzam di Masjidil Haram bukan hanya dikenal sebagai air penuh keberkahan, tetapi juga dikelola dengan sistem modern dan profesional oleh Otoritas Pengelola Haramain. Setiap harinya, ratusan ribu liter air Zamzam disalurkan untuk melayani jutaan jamaah umrah dan pengunjung Baitullah.

Berdasarkan data teknis, sekitar 730 ribu liter air Zamzam dialirkan ke Masjidil Haram setiap hari, khusus untuk kebutuhan di area masjid. Jumlah ini belum termasuk distribusi ke luar kawasan Haram, menunjukkan skala pelayanan yang sangat besar bagi para tamu Allah.

Sebagai gambaran, jika seluruh air Zamzam harian tersebut digunakan oleh satu keluarga beranggotakan lima orang, maka air itu dapat mencukupi kebutuhan mereka hingga sekitar 10 tahun, dengan asumsi konsumsi 200 liter per orang per hari.

Kualitas Air Dijaga dengan Pengujian Hingga 70 Kali Sehari

Tidak hanya dari sisi kuantitas, kualitas air Zamzam menjadi prioritas utama pengelola Haram. Setiap hari, petugas melakukan 68 hingga 70 kali pengujian air melalui prosedur ketat untuk memastikan air yang dikonsumsi jamaah memenuhi standar kualitas tertinggi.

Pengambilan sampel dilakukan secara terjadwal dari seluruh sumber air Zamzam, termasuk titik pengisian yang memasok wadah-wadah minum di berbagai area Masjidil Haram. Seluruh proses ini diawasi secara berkelanjutan demi menjaga keamanan dan kenyamanan jamaah.

Ribuan Petugas dan Teknologi Modern Dikerahkan

Dalam pengelolaan air Zamzam, lebih dari 1.200 tenaga kerja dan pegawai dilibatkan setiap hari. Mereka bertugas memastikan distribusi air berjalan lancar, higienis, dan tidak terputus di seluruh area Masjidil Haram.

Setiap harinya, jamaah menggunakan lebih dari 1,9 juta gelas untuk menikmati air Zamzam. Kini, Masjidil Haram juga dilengkapi dengan fasilitas minum generasi terbaru berbasis elektronik, di mana gelas dapat dimasukkan dan diisi secara otomatis, lalu siap digunakan.

Pelayanan Jamaah, Cerminan Kepemimpinan Khadimul Haramain

Seluruh sistem dan pelayanan air Zamzam ini berada di bawah kepemimpinan Khadimul Haramain, Raja Salman bin Abdulaziz, bersama Putra Mahkota melalui Otoritas Perawatan Haramain. Kepemimpinan ini menjadi fondasi kuat dalam menjaga layanan terbaik bagi para tamu Allah di Masjidil Haram.

Di balik setiap tegukan air Zamzam, senantiasa teriring doa agar Allah menambah kemuliaan, keagungan, dan kehormatan bagi Baitullah serta seluruh kaum Muslimin.

Natola Travel Umroh: Membimbing Jamaah Beribadah dengan Adab yang Benar

Sebagai biro perjalanan umroh yang berpengalaman, Natola Travel Umroh senantiasa membekali jamaah dengan pemahaman adab dan tata krama selama berada di Tanah Suci, termasuk adab minum air Zamzam. Melalui bimbingan muthawwif profesional, jamaah tidak hanya fokus pada ritual ibadah, tetapi juga menjaga etika dan kesucian Masjidil Haram.

Dengan pendampingan yang terarah, Natola Travel Umroh berkomitmen menghadirkan perjalanan ibadah yang tertib, nyaman, dan penuh keberkahan sejak keberangkatan hingga kepulangan.

Sumber : saudinesia.com


Ingin umroh lebih tenang, tertib, dan sesuai tuntunan?
📿 Bergabunglah bersama Natola Travel Umroh!
Dapatkan bimbingan ibadah lengkap, pendamping berpengalaman, serta pelayanan terbaik selama di Tanah Suci.
📞 Hubungi Natola Travel sekarang dan wujudkan umroh penuh berkah bersama kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *